Review Film Insidious 4 : The Last Key

Review Film Insidious 4 The Last Key

Akhirnya bisa nonton film ini juga malam minggu kemaren (6 Januari 2018), meskipun nontonnya midnite tapi berhubung jam midnite di CGV itu jam 22.15 ya jadi ngga ngantuk ngantuk amat.

Sebenernya nunggu film ini udah dari tanggal 3 Januari, coz dari forum kaskus pernah liat kalo film ini ya perdananya mulai tanggal itu, tapi ternyata setelah ditunggu-tunggu mundur jadi tanggal 5 Januari lalu mundur menjadi tanggal 10 Januari (entah kenapa).

Btw ini pertama kali ya gw nonton film midnite, coz emg gw orangnya ga kuat begadang aja dasarnya haha.

Datang ke CGV jam 22.00, ternyata di layarnya sudah ada bacaan kalo film Insidious (terakhir) ini sudah full booked, dan banyak orang yang gak kebagian tiket.

Gak heran sih, karena penonton film Indonesia sangat sangat suka akan film bernuansa mistis, dan kayaknya tahun 2018 bakalan banyak film horor lokal yg bakalan release kaya Nini Thowok, Rumah Belanda, Arumi bahkan film Danur bakalan ada sekuelnya Danur 2.

Review Pribadi Film Insidious 4 : The Last Key

Kalau menurut gw sih ya, film terakhir dari franchise insidous ini masih bisa disejajarin dengan film insidious 2 dan 3, sedangkan film insidious 1 tetep masih juaranya dari segi jalan cerita dan elemen kehororannya.

Untungnya akting di Elise dan dua asistennya dapet banget, pas mereka ketakutan gw ikutan merem2 tapi melek, pas mereka doing something stupid gw bener bener ketawa lepas. Menurut gw di film ini paling banyak unsur komedinya dibandinkan dengan 3 film sebelumnya.

Kalo untuk masalah ide sih rada rada aneh ya, oke lah monsternya lumayan scary bentuknya (apalagi mukanya wkwk), tp kenapa jari monsternya harus jadi kunci and lubang kunci nya harus di leher-leher para korban. Aneh aja sih.

Elemen Horor

Terus terang di film ini ada beberapa elemen horor yang terbilang baru tapi ya efeknya biasa imho, Kalau di film yg pertama kita disuguhin oleh makhluk yg ngga begitu menyeramkan rupanya (red faced demon) tapi karena (mungkin) james wan directingnya terlampau apik jadinya malah serem banget. Nah di film ini yg terjadi adalah sebaliknya, rupa hantu/monsternya menyeramkan tapi bgitu liat di scene-nya … “biasa aja”

Terus masih ada juga adegan ciri khas film insidious yaitu masuk ke alam arwah (into the further scene), meskipun hanya sedikit tapi cukup bikin bergidig. Btw scene alam arwah ini kayaknya gw pernah liat juga di film Mereka Yang Tak Kasat Mata (no komeng untuk yang satu ini, haha).

Tapi ada satu hal sih yang bikin gw ganjel, kalo gw perhatiin ada beberapa adegan di trailer official insidious ini malah ngga ada di filmnya sendiri, bukan hanya satu tapi ada beberapa yg menurut gw lumayan menyeramkan, sayangnya dipotong, mungkin masalah durasi ya, but who knows.

Kesimpulan

Sebagai pecinta horor, film Insidious The Last Key ini menurut gw salah satu film yang wajib ditonton di bioskop, meski ide ceritanya rada-rada gimanaaa gitu tapi masih bisa bikin jantungan berjamaah di bioskop, akting akting para pemerannya juga dua jempol semua, apalagi pas liat Elise nangis or ketakutan, the best.

Sekarang tinggal nunggu karya James Wan yang terakhir yaitu The Nun yang rencananya bakalan release bulan Juni/Juli 2018, wohooo cant wait !